Rabu, 09 November 2011

Cerita yang tertinggal

Tanggal 1 bulan 11 tahun 11 menjadi hari yang sangat istimewa.  Tepat jam 21.45 Bening menongolkan kepala mungilnya di RS Mitra Keluarga - Depok. Bening adalah cucu ke 6, ( yang satu dah di ambil Yang Punya saat lahir ), artinya ini adalah cucu ke 5 yang hidup. Selamat datang di dunia yang penuh warna ini sayang, Niek yakinkan bahwa semua akan baik-baik saja, Insya Allah.
Tanggal 6 bulan 11 tahun 11, hari raya haji, biasa dikampungku disebut bodo besar. Kami mencoba sholat Ied di lapangan depan kecamatan, sambil berdoa mudah-mudahan tidak hujan. Nggiring cucu 4 sholat Ied, apa yang lebih membahagiakan dari hal seperti ini?.
Pulang Sholat Germi siap masak endas wedus 2 kepala, karena keluargaku itu entah bagaimana suka makan endas wedus di jangan pedes. Mas Pur paling demen. Germi melengkapi dengan sego thiwul ireng dan gudangan ( urap ). Pokoke gandem marem.
Dulu saat kami masih kecil Ibu sering memasak ndas wedus 1 buah, dicampur sama tempe banyak2, maksudnya biar cukup untuk keluarga kami yg sangat besar waktu itu. Enake poll.
Jam 3 masakan ludes, aku bernafas lega, sebagian dibawa Mas Pur, sebagian lagi dibawa Adik. Amanlah...
Pak Rapin datang jam 4 membawa 2 lagi  ndas wedus hasil potong kurban di citayem, untungnya dah bersih dan siap masak, jadi gak repot lagi membersihkan. Masak ronde ke 2 di mulai lagi, ini untuk jatah si Mbak, anak2 dikantorku dan anak2 di warung. 
Eh, ternyata habis maghrib, M1 ( mantu no 1) datang membawa 1 ndas lagi, masih fresh belum dibersihkan, alamaakkk, panen kepala mbek jadinya. Untung Germi lihay dalam membersihkan, di presto masukin freezer beres deh, entah kapan mau dimasak.
Ke 4 cucu pada main semain-mainnya, terjadi bencana kecil karena mas L dan dik Ken boncengan sepeda, nyungsep di jalan raya, babak bundas deh, alhamdulilah hanya luka luar saja. Terima kasih ya Allah, atas kehendakmu mereka selamat, tidak ada mobil yang lewat. Terima kasih kepada mas ojek yang menemukan dan membawa mereka pulang.
Tak apa-apalah, nanti bisa menjadi kenangan ketika mereka besar.

SELAMAT HARI PAHLAWAN, INDONESIA,
Selamat ulang tahun untuk si Ragil, semoga hidupmu penuh berkah.
salam manis,









Tidak ada komentar:

Posting Komentar