Selasa, 17 Mei 2011

Dokar is the best.


Biasane, numpak dokar di Ponorogo, dulu waktu aku SR, kalau mau ke Sumoroto ya numpak dokar, kan kalau mbecak pilotnya bisa2 lempoh, gak kuat. Enak lho numpak dokar itu, sambil terkantuk-kantuk, suara cringg..cring...cring..ketepak..ketepok.. teratur sesuai dengan lari kuda. Ning, cilakanya kalau kudanya kentut atau buang hajat.. waduh baunya bisa melekat di baju.


Rumahku di Kismantoro, tlatah Jawa Tengah, tetapi aku sekolah di Ponorogo, tlatah Jawa Timur. How can be ??. Terimakasihku tak terhingga kepada ayahku yang punya kesadaran tinggi, pada jaman nya, untuk memberikan pendidikan kepada anak-anaknya. Ayahku adalah seorang Ronggo, pangkat yang didapat karena mengabdi kepada Kraton Mangkunegaran, Solo, gak punya gaji. Selain itu beliau bekerja sebagai kepala desa, juga tanpa gaji, hanya diberikan tanah garapan untuk "upah" mengurus desa. Berusaha keras berdagang segala macam untuk mengirim anaknya sekolah. Pada saat itu didesaku, Gesing tidak ada sekolah SR, jadi aku sekolah didesa tetangga, Lemahbang, hanya sampai kelas 3, karena muridnya habis, tinggal 4 orang saja. Kemudian aku dipindah ke Kecamatan, yakni Kismantoro, hanya sampai naik klas 6, kemudian dipindah lagi ke Ponorogo ke SD Sakti sampai lulus, karena ayahku ingin aku meneruskan sekolah ke SMPN I yang ngetop. Saat itu hanya ada 2 SMP di Ponorogo, yakni SMPN I dan SMPN II.
Jarak dari rumah ke Ponorogo sekitar 25 km an lah, tetapi cukup perjuangan berat untuk sampai ke Ponorogo. Pertama jalan kaki dulu dari rumah ke perbatasan, Biting, untuk bisa mencari dokar. Ini sekitar 7 km, cukup payah untuk kaki kecilku 11 th. Kemudian dari Biting ini naik dokar langsung ke Ponorogo, seharian di atas dokar, terkantuk-kantuk, menahan bau kentut, pipis, e-ekk... lumayan berat to?.

Memang dokar bukan satu-satunya kendaraan pada waktu itu, ada bis Damri, yang seperti kaleng krupuk berjendela kecil disamping, dengan tulisan besar " dilarang mengeluarkan anggota badan". Bis ini on duty cuma sekali sehari, pagi, jadi kalau kami terlambat ya naik kreto kecono tadi. Jujur aku lebih suka naik dokar dari pada bis, yang bau bensin nya sudah kecium jarak 1 kilo. Aku satu-satunya di keluarga yang mabuk darat, dan parah. Baru naik undak-undakan bis saja aku sudah muntah.... dan ini terbawa sampai dewasa.

Jadi dokar is the best lah.


Setahun di SD Sakti, lulus dan bisa masuk SMP I , ayahku dan ibu bangga bukan alang kepalang. Ibuku selalu mengangankan aku sekolah pakai baju seragam putih, rambut di klabang 2 dan naik sepeda onthel, gowes.. gowes...


Salam manis,

endang



Senin, 16 Mei 2011

Gara gara kacang goreng

SMS bertubi dari Diah, anak ku mbarep, begini bunyinya : sakit gigi.. suakit banget.. kelihatanya berdarah..
" bawa kedokter biar dapat obat "
" iya nanti sore, kelihatanya tambalam coplok "
" kok bisa coplok kamu makan apa "
" biasa saja kok, ini kan masih tambalan sementara"
" musti ati-ati, makan apa sih"
" cuma kacang goreng"
Gedubrak, ya terang aja tambalan coplok to nduukk.

Malamnya SMS lagi

" udah beres, di tambal lagi"
" diapain aja sama dokternya?"
" ya di buka semua, terus ditambal lagi, pendarahan sih, terus dimarahi, sekarang dah gak sakit"
" kamu mau di kirimi kacang goreng ??"

Diah tertawa ngikikkkkk....

Salam manis,

Minggu, 15 Mei 2011

Vertigo ???

Hari Jum’at tgl 13 Mei 11, kegiatan dikantor lumayan padat,adalunch appointment sama client, dan beberapa rush matter yang menunggu diselesaikan. Sekitar jam 10.00 masih berbincang dengan Mike, sudah merasa gak enak, kepala rasanya ringan, jam 10.30 ketemu tamu, teman lama dari Houston, mulai gak enaknya makin banget, jam 11.00 perut mual rasa mau pingsan. Aku ambil dompet dan bergegas ke seberang, Kemang Medical Center. Menunggu dokter sebentar serasa selamanya, karena dunia berputar semakin cepat di sekitarku.

Vertigo, itulah diagnosis yang diberikan. Diberi penjelasan cukup mengenai apa dan bagaimana, kemudian diberikan tablet kecil ( menstan ) beberapa butir dan di anjurkan untuk minum neurobion yang mengandung vit B. Juga di anjurkan untuk selalu membawa tablet tersebut di dompet untuk jaga-jaga kalau hal itu terjadi lagi. Di anjurkan untuk blood test, untuk mengetahui kadar kolesterol dalam darah saya.
Kembali dari KMC terpaksa dijemput mobil karena tidak bisa jalan properly, khawatir pingsan di jalan, gak bisa juga keluar mobil karena world just spin around me faster and faster… akhirnya aku pulang dan ( maaf mas Edy), terpaksa throw up di mobil.
Vertigo itu sebenarnya apa sih ? kamu bisa baca di bawah ini yang aku ambil dari browsingan , mudah2 an kamu mendapat kan manfaatnya.

Vertigo Bukan Sakit Kepala Biasa

Penyakit yang lebih populer dengan sebutan "vestibulars disorders" ini adalah sebuah kondisi ketika penderita merasa dunianya berputar sehingga ia hilang keseimbangan bahkan saat mereka tidak sedang bergerak.

Vertigo adalah keadaan pusing yang dirasakan luar biasa. Seorang yang menderita vertigo perasaannya seolah-olah dunia sekeliling berputar (vertigo objektif) atau penderita sendiri merasa berputar dalam ruangan (vertigo subjektif).

Perasaan pusing ini selain disertai rasa berputar kadang-kadang disertai mual dan muntah. Bila gangguan ini berat, penderita bahkan tak mampu berdiri atau bahkan terjatuh. Hal ini biasanya disebabkan oleh gangguan keseimbangan.

Keseimbangan tubuh dikendalikan oleh otak kecil yang mendapat informasi mengenai posisi tubuh dari organ keseimbangan di telinga tengah dan mata. Vertigo biasanya timbul akibat gangguan telinga tengah dan dalam atau gangguan penglihatan.

Gangguan pada otak kecil yang mengakibatkan vertigo jarang sekali ditemukan. Namun, pasokan oksigen ke otak yang kurang dapat pula menjadi penyebab. Beberapa jenis obat, seperti kina, streptomisin, dan salisilat, diketahui dapat menimbulkan radang kronis telinga dalam. Keadaan ini juga dapat menimbulkan vertigo.

Gangguan ini diatasi dengan menangani penyebabnya. Biasanya pemberian vitamin B12, B1, antihistamin, diuretika, dan pembatasan konsumsi garam dapat mengurangi keluhan.

Ada beberapa jenis vertigo berdasarkan penyebabnya. Vertigo epileptica yaitu pusing yang mengiringi atau terjadi sesudah serangan ayan, vertigo laryngea yaitu pusing karena serangan batuk, vertigo nocturna yaitu rasa seolah-olah akan terjatuh pada permulaan tidur, vertigo ocularis yaitu pusing karena penyakit mata khususnya karena kelumpuhan atau ketidakseimbangan kegiatan otot-otot bola mata, vertigo rotatoria yaitu pusing seolah-olah semua di sekitar badan berputar-putar.

Salam manis,

Hari ini

Ada nasi thiwul sisa kemarin, yah begitulah aspriku yang kreatif selalu punya cadangan gaplek di persediaan. Kemarin dia masak thiwul ireng, gurih kenyal, matched tempe bosok dijangan puedes, gudangan dong kates campur kenikir, tahu bacem, panggang iwak pitik.. wah nyepotke kucir……
Sisa nasi thiwul itulah yang pagi ini di goreng oleh Inah hanya di bumbui lombok jemprit, brambang dan bawang, wis gitu aja di uleg. Digoreng dengan minyak sedikit agar nasi ngintip di wajan. Sego goreng thiwul ngintip panas disiram jangan blendrang kemarin, wah membawa angan ke 50 an tahun yang lalu di desaku Nggesing, tlatah Kismantoro.

Hama tikus meraja lela, celeng turun gunung mengobrak abrik tanaman,hama wereng, hujan segan turun………
Setiap malam para petani ngropyok tikus di sawah, rumah, pekarangan, lumbung dimana-mana banyak sekali tikus. Bahkan di tumpukan bantal, disela kasur, di babrakan tempat menyimpan alat2 masak, dimana-mana pun bersembunyi tikus yang jumlahnya buanyak sekali. Yang dimakan juga apa saja, singkong berikut batangnya, padi dari akar sampai bulir, kelapa di pohon, buah apapun juga di sikat habis, bahkan sabun mandi colibrita berwarna hijau daun kesayangan, pasta gigi dapat oleh-oleh dari kotapun di mangsa juga. Bahkan, kaki manusia pun di krikiti tanpa ampun. Pagi-pagi mereka sudah menemukan darah berceceran di amben karena kaki di krikit tikus. Kamu jangan membayangkan seperti masa sekarang sanitasi sudah bagus tidur di kamar dengan springbed king coil, tidur pakai piyama dengan kaki bersih. Saat itu sanitasi jatuh di nomor 99. Gambaranya begini, rumah desa, dinding bambu, kerangka rumah bambu, atap genteng buatan sendiri, lantai tanah berdebu, harus sering disiram. Masak disitu, tidur disitu, kandang binatang piaraan, sapi, kambing juga disitu. Nah, logis kan kalau kaki mereka di krikit tikus karena baunya yang tidak sedap. Meski setiap malam berkarung mereka basmi tetap saja tikus tak berkurang jumlahnya. Menurut para tetua, Nyai Roro Kidul sedang murka mengirim bala tentara wabah ( tikus )
Kami makan sangat seadanya, polowijo menjadi andalan, ketika polowijo di pekarangan abis, mulai menjarah isi hutan, isi hutan habis, banyak penduduk yang meninggal karena tidak ada yang dimakan. Penderita terparah dikumpulkan di pendopo kelurahan ( rumahku) untuk di rawat ala kadarnya. Ibuku membuat jenang katul setiap hari satu jedi ( wajan buesar, biasanya untuk membuat jenang kalau hajatan) sebagai menu wajib karena seluruh tubuh mereka bengkak, beri-beri. Hanya sego thiwul ireng dan jangan lumbu ( sejenis talas) yang mampu disajikan. Tangan kecilku biasanya membantu dengan memberikan sejumput garam untuk menambah rasa. Banyak diantara mereka yang kepalanya gundul, plonthos, bukan karena di cukur tapi karena rontok akibat hanya memakan pupus daun lamtoro berbulan-bulan.

Sego thiwul ireng penyelamat kehidupan , mengajariku untuk banyak bersyukur.

Salam manis,
Cibubur Mei 15.2011

Minggu, 08 Mei 2011

Carilah ilmu sampai ke negeri Cina

Bukan sebagai ungkapan tetapi hari ini aku dan kang Momon benar2 mencari ilmu ke negeri Cina Benteng, tentu saja ke Tangerang. Awalnya kang Momon iseng-iseng pengin coba belajar buat mie yang asyik, googling kok dapat alamat mas Adi, di Tangerang, menawarkan cara membuat mie ayam dari awal pembuatan mie sampai siap saji, di jamin asyik tanpa lemak babi.
Tadinya kang Momon mau belajar sendiri, karena memang dia lebih suka masak di bandingkan diriku ini, lagi pula kemarin aku ujian jadi cukup lelah, hari Minggu pengin tidur. Tapi dia berhasil merayu mas Adi untuk menambah peserta tanpa menambah biaya kursus, jadi diam-diam aku didaftarkan untuk ikut kursus, ya sutralah...
Mas Adi bermata sipit, berkulit terang, mengaku sebagai Cina benteng yang tidak bisa berbahasa Cina lagi, malah berlogat betawi campur Sunda.
Tidak mudah mencari alamat di Tangerang, terutama kalau kita belum pernah. Banyak jalan satu arah yang bikin bingung. Kesasar ?. pasti dong, kamu kan tahu kami ini biang kesasar. Ini agak memalukan karena harus di jemput mas Adi berhubung kami putus asa kehilanga arah.

Salam mie ayam,

Minggu, 01 Mei 2011

K dah bisa naik sepeda

Kriinggg.. belum sempat di jawab, sudah dengan bangga melaporkan : Niek, dik K dah bisa roda dua, yang dua sudah di copot bapak, baru tadi sore. Pokoknya dik K dah bisa roda dua... sudah ya, krek..


Dik K adalah cucu ketiga, cowok, bangga sekali mau masuk SD, sudah bisa baca, nulis agak males, berhitung dan sudah bisa naik sepeda roda dua. Dia lambat bicara, tetapi sekalinya bisa langsung criwisnya minta ampun.

Memang gila

Cinta memang gila, kalau nggak gila bukan cinta namanya, demikian kata Pak Teguh “the golden”.
Kegilaan karena cinta memang tidak masuk akal bagi orang waras .,Memahami orang jatuh cinta ?. In your dream…
Mas Jono bekerja sebagai office boy terpercaya di sebuah perusahaan besar, sehari-harinya santun dan menurut terhadap orang tua. Beberapa kali gagal dalam percintaan membuat dirinya agak apatis,meski tidak sampai membuatnya takut menikah. Kalau tiba-tiba sikapnya berubah total tentu soal cintalah yang menjadi biang kerok. Gara-gara baby sitter di rumah sebelah, maka mas Jono kasmaran jatuh bangun, dan tidak bertepuk sebelah tangan. Semakin “gila” saja mas Jono dibuatnya. Kegilaan ini menjalar keseluruh keluarga Mas Jono, kebingungan dan ketakutan. Apa pasal?. Sang pujaan hati, Siti si baby sitter rupanya sudah punya suami sah bumi langit, dunia akhirat. Setiap hari antar-jemput isterinya ketempat majikan Siti. Hah ?.. apa mas Jono nggak tahu ?. tentu saja tahu, tapi nggak peduli, bahkan merencanakan untuk kawin siri. Lho poliandri dong, iya memang. Motto mas Jono : kehilangan saudara ora popo, mati tak lakoni, mlebu kunjoro yo tak jabani” sekali Siti tetap Siti..Merdekaaa…..
Mas Basuki hatinya bergejolak ketika melihat Marni, chef baru di tempat majikan orang Kanada. Mengantar belanja ke supermarket menjadi kegiatan yang dinanti. Tanpa banyak rintangan gayungpun bersambut, sampai ke pelaminan, siri tentu saja. Apa anehnya?. Lha gimana wong dikampungnya Marni sudah menikah dan beranak 5….. Terus apa yang terjadi ?. Saat ini pasangan ini sudah punya satu anak, dan kedua suaminya cukup puas memiliki setengah Marni. Kalau di Jakarta, Basuki yang memiliki, kalau di kampung ya Parman yang menguasai.
Aneh, ning tenan…

Salam manis,