Bapak/Simbok kalau kami sudah hilang kesabaran dalam sesuatu selalu bilang begini:
" dadi menungso iku ojo sok nggege mongso, ndisiki kersane Gusti"
Simbok menimpali :
" iyo nduk, kabeh wis ono sing ngatur, sang Dalang ra bakal kurang lakon"
Bapak nambahi :
" ojo sok gede roso rumongso biso, kabeh iku Gusti sing nemtokake, wajibe manungso iku mung ihtiyar, bab hasil iku mutlak kersane sing Kuwaos"
Simbok maneh :
" mulane ihtiyar yo kudu di kantheni nyenyuwun, Gusti iku ora sare, panyuwunmu mesti di kabulne angger kowe iku temen lan tumemen. Bab dikabulne ono ndonya utowo mengko ono akhirat iku mono sak kersane sing Kagungan Gesang.
Bapak maneh :
" ihtiyar lan nyenyuwun, banjur tawakal, iku jatine wong agesang, nggonen sak lawase uripmu"
Inti dari conpersesion Jerman diatas adalah sederhana saja : There is time for everything
Menunggu tidak selalu menyebalkan, kita bisa membuatnya menjadi indah.
Salam,
Yuk kita belajar sabar.
Sabtu, 25 Februari 2012
Nazar sang penjaga zamzam
Aku membayangkan sedemikian banyak suku, kaum, keturunan atau apalah di ranah Arab, demikian pula di Mekah pada masa itu Dengan pride yang tinggi dan kepentingan suku yang pastinya sering berbenturan dengan suku lain, rasanya permusuhan adalah menjadi hal yang sering terjadi. Martabat dan keturunan adalah hal yang di agungkan pada saat itu.
Pada saat Abdul M menjadi zamzam guard, kaum Quraisy menjadi iri. Asumsikan bahwa air adalah sesuatu yang susah di dapat pada saat itu, padahal zamzam sedemikian melimpah. Kaum Quraisy ingin juga menjadi penjaga zamzam, namun keinginan itu kandas karena ditolak Abdul M, : " Stay away from my project, will you" mungkin begitulah kira2 penolakan Abdul M yang memicu kemarahan dari pihak Quraisy. Sampai deseretlah Abdul M ke pengadilan seorang " pintar " semacam dukun begitulah, di kota Syam. Sebelum sampai di tempat hakim dukun tersebut mereka kehausan, dan dengan kehendak Allah swt, diturunkan hujan hanya kepada Abdul M, tidak setetespun kepada kaum Quraisy tsb. Akhirnya mereka membatalkan rencana ke Syam, kembali ke Mekkah dan mengakui Abdul M adalah satu2nya penjaga zamzam.
Saat itulah Abdul Muthalib bernazar, bahwa jika dia di karuniai anak 10, maka salah satu diantaranya akan di sembelih untuk Ka'bah, bila mereka sudah baligh ( dewasa).
Ndilalah kersaning Allah, Abdul M benar2 dikaruniai 10 anak. Ketika mereka dewasa, dipanggilah ke 10 anaknya dan diberitahukan mengenai nazar yang sudah waktunya di laksanakan. Kaget dan takut mewarnai hati ke 10 anak2, namun semua tidak ada yang membantah. Mungkin pada saat itu pendidikan patuh kepada ortu masih sangat kuat.
Dengan cara di undi, ternyata Abdullah anak yang harus di sembelih di depan Ka'bah. Abdullah patuh dan menurut ketika dituntun ayahnya kedepan Ka'bah, namun kaum Quraisy, paman2 nya dari pihak ibu, berusaha mencegah. Menghadapi sikap tersebut Abdul M menjadi galau : " Aku harus bagaimanaaaaa? " Mereka menyarankan untuk menemui, lagi2, orang pintar, peramal. Dianjurkan untuk menukar Abdullah dengan 10 ekor unta. Pada zaman itu "diyat" atau denda, ganti rugi, tertinggi adalah 10 ekor unta. Namun ketika diundi antara Abdullah vs 10 ekor unta, tetap saja undian jatuh ke Abdullah. Begitu berulang-ulang sambil di tambah jumlah unta, tetap saja Abdullah harus disembelih. Sampai hitungan mencapai 100 unta, barulah undian jatuh ke unta.
Unta 100 disembelih dan dibagikan kepada seluruh penduduk Mekkah.
Abdullah tumbuh menjadi lelaki tampan dan baik hati, menjadi buah bibir kaum wanita Quraisy. Yang beruntung adalah Siti Aminah, gadis terhormat dari suku Quraisy, baik dalam hal martabat maupun keturunan. Bobot, Bibit, Bebet
Salam,
Jumat, 24 Februari 2012
Sumur ZamZam
Semua tahu bahwa the founder of zamzam adalah Siti Hajar, ibunda dari Nabi Ismail as. Tetapi tahukah kamu bahwa sumur tersebut pernah raib?. aku sih tidak tahu.
Suatu ketika kaum Jumhur, salah satu suku di Arab, meminta izin kepada Siti Hajar untuk ikut menetap di sekitar Mekah. Diantara para pendatang itu ada seorang gadis manis yang menarik hati Ismail untuk menikahinya. Keturunan inilah yang kemudian disebut sebagai Bani Ismail.
Lambat laun, kaum Jumhur ini mulai meremehkan Ka'bah dan melakukan hal2 yang kurang baik. Sampai datanglah suku Khusa'ah menjajah mereka. Hal ini terjadi sekitar abad ke5 SM. Kaum Jurhum kalah dan terpaksa hengkang dari Mekah, tentu saja mereka tidak rela zamzam dikuasai penjajah, maka ditimbunlah sumur tersebut sampai kemudian sumur ini lenyap tak berbekas lagi.
Ber abad abad kemudian, Abdul Muthalib bermimpi diperintahkan menggali sumur zamzam, dan ditemukanlah sumur tersebut beserta pedang, perisai, baju besi dan 2 pangkal pelana dari emas yang dulu di kubur oleh kaum Jumhur sebelum mereka hengkang.
Pedang2 digunakan untuk hiasan pintu Ka'bah sedang kan 2 lempeng emas pangkal pelana dijadikan hiasan di pintunya..
Sejak saat itulah, zamzam seakan diserahkan Allah kepada Abdul Muthalib untuk dijaga.
Abdul Muthalib mempunyai anak 10 orang, salah satunya bernama Abdullah, yang kelak menjadi ayah dari Nabi Muhammad saw.
Salam,
endang
Aku malu
Aku sungguh malu mengaku sebagai pengikut Nabi Muhammad saw, tetapi jujur aku kurang sekali pengetahuanku mengenai beliau. Bahkan hampir dikatakan NOL besar. Yang aku tahu terbatas pada pengajaran agama disekolah bahwa kakeknya bernama Abdul Muthalib, ayahnya bernama Abdullah dan ibunya adalah Siti Aminah. Ya cuma sampai segitu saja, selebihnya dari cerita2 yang berkembang di langgar ( surau ) dimana kadang cerita terbumbui dengan kisah yang campur baur dengan kehebatan dan kesaktian. Sama halnya ketika kami mendengarkan cerita mengenai tokoh 9 penyebar agama Islam di Jawadwipa. Mereka bisa merubah buah kolang kaling menjadi emas, atau setiap Jum'at sholat jum'atan di masjid Mekah. Kalau tiba waktu subuh mereka tidak nampak di masjid Demak, maka di tengarai mereka sholat subuh di masjid Mekah atau di Masjid Nabawi, Madinah. Bahkan mereka bisa berjalan diatas air lho......ck..ck.... Kami yang generasi Maheso Jenar, Agung Sedayu dan Brama kumbara, ditambah imajinasi iweekang- ginkang dari Sin Tiau Enghiong sampai Pendekar pulau es nya Kho Ping Ho terpesona pastinya dengan cerita semacam itu.
Sampai pada suatu ketika, belum lama ini, salah satu cucuku ( 7th) bertanya :
"Niek, Rosullulah itu anaknya berapa dan siapa saja"
Dubraggg... setahuku ya Siti Fatimah saja, yang lain nya ya auk....
Cucuku tidak puas dengan jawaban tersebut dengan logika, isteri beliau kan banyak, mestinya anaknya juga banyak dong.
Sorenya aku pergi ke gramed, membeli buku The great story of Muhammad, by DR Ahmad Hatta dkk, aku sengaja ambil yang exclusif edition dengan gambar2 berwarna menarik. Kenapa? Karena aku bisa membaca dengan mudah buku Musashi atau Shogun yang setebel gambreng, tetapi kalau buku bernuansa agama, menyuruh aku menjadi baik gitu, duh... mata ini lengket aja bawaan nya, ngantuk lah.. sakit kepala lah... seribu alasan syetan yang bersemayam di hati ini, alasan nya ada saja, tidak menarik lah, tulisan kecil lah, terlalu banyak bahasa arabnya lah..
Bismillah hirohmannirochim....
Membaca dimulai.......
Salam,
Nasi kuning mudah dan lezat
Kebetulan ulangtahun Yangkung anak cucu kumpul, untuk sarapan apa ya enaknya....tapi gak mau yang repot.
Nasi Kuning menjadi solusi :
Bahan-bahan :
Beras putih - pandanwangi 4 gelas
Mentega 2 sendok makan
Minyak bersih 2 sendok makan
Garam, air kunyit.
Sereh 3 batang dimemarkan
Daun salam 3 lembar
Magi blok 1
Beras, air, air kunyit, daun salam, garam, magi blok, sereh dimasukan kedalam rice cooker.
Sajikan nasi kuning ini berikut asesoris sesukanya:
Telor dadar iris tipis, abon pedas, ikan tongkol masak bali pedas, tempe orek, mentimun iris tipis, taburi bawang goreng dan daun kemangi.
Salam,
sendang.
Nasi Kuning menjadi solusi :
Bahan-bahan :
Beras putih - pandanwangi 4 gelas
Mentega 2 sendok makan
Minyak bersih 2 sendok makan
Garam, air kunyit.
Sereh 3 batang dimemarkan
Daun salam 3 lembar
Magi blok 1
Beras, air, air kunyit, daun salam, garam, magi blok, sereh dimasukan kedalam rice cooker.
Apabila airnya sudah menyusut, nasi sudah setengah matang masukkan mentega dan minyak goreng diaduk rata didalam rice cooker, silahkan di cicipi rasa asin nya.
Rice cooker ditutup lagi sampai nasi masak sempurna. Sajikan nasi kuning ini berikut asesoris sesukanya:
Telor dadar iris tipis, abon pedas, ikan tongkol masak bali pedas, tempe orek, mentimun iris tipis, taburi bawang goreng dan daun kemangi.
Salam,
sendang.
Minggu, 08 Januari 2012
Tanggal 20 Desember 2011
Salam duka,
Mari belajar iklhas, Allah hanya memberikan yang terbaik buat umatnya.
Wahyu tilpun jam 7 pagi, Nang No meninggal katanya. Ah mana mungkin? baru saja 3 hari yang lalu pulang dari Jakarta, naik pesawat dari Jakarta. Memang beliau mengatakan ingin naik pesawat, karena belum pernah. Selama di Jkt beliau sehat dan gembira dan bahagia. Anak sulungnya lulus S-2 dan sudah membeli rumah.
Nang No adalah adik ibuku, sejak kecil sudah ikut ibuku, kami tumbuh bersama, jadi dia seperti ayah ke 2 buatku. Ketika kecil aku sering tidur di gendong sama dia, bahkan ketika dia menikah, kami biasa tidur bertiga. Anak-anaknya sudah seperti adik kandungku, karena aku anak bungsu. Kami memanggilnya Nang No, karena ikutan cara memanggil ibu padanya. Padahal arti Nang adalah anak lelaki kecil. Kami sangat sayang padanya. Dia orang yang lurus, baik hati, sederhana dalam berfikir sederhana dalam tindakan. Ibu dan dia tak adalah dua serangkai yang tak terpisahkan. Aku masih ingat kesedihannya ketika Ibuku sedo Oktober 05.2010 silam.
Mungkin jantung yang merenggutnya, karena tiba2 saja sakit tak tertahankan di punggung, kemudian pingsan dan terus sedo.Selamat jalan pamanku tersayang, maafkan semua kesalahanku, semoga diterima semua amal ibadah dan kebaikanmu, semoga Gusti Allah berkenan mengampuni dosa2 mu dan menempatkamu disisinya yang indah. Pada saatnya kita akan bertemu kembali
AminSalam duka,
Mari belajar iklhas, Allah hanya memberikan yang terbaik buat umatnya.
Kamis, 10 November 2011
Terimakasih mas Edy
Wah baru saja mas Edy datang membawa oleh-oleh yang sangat berciri " kampung halaman " glepung gaplek, pete dan gedang kluthuk awu.
Kebetulan sekali karena aku libur 2 hari, jadi pete tidak akan jadi masalah. Sedang glepung gaplek tentu untuk deposit kapan2 bisa di gunakan.
Matur nuwun mas Edy, dan selamat mantu...
Pete yang terkenal di kampungku berasal dari lor, maksudnya daerah utara yakni daerah Bulukerto atau ngulon sethitik, daerah Slogohima. Petenya gemuk dan bebas ulat. Konon kalau pete dari daerah kidul, petenya tipis, kulit tebal dan banyak ulatnya. Sebabnya apa, mari kita tanyakan ke rumput yang sekarang makin langka di Kismantoro.
Anak-anakku tidak ada satupun yang suka pete, they don't relaized what they have missed.
Salam,.
Yuk kita coba untuk berguna bagi sesama.
Kebetulan sekali karena aku libur 2 hari, jadi pete tidak akan jadi masalah. Sedang glepung gaplek tentu untuk deposit kapan2 bisa di gunakan.
Matur nuwun mas Edy, dan selamat mantu...
Pete yang terkenal di kampungku berasal dari lor, maksudnya daerah utara yakni daerah Bulukerto atau ngulon sethitik, daerah Slogohima. Petenya gemuk dan bebas ulat. Konon kalau pete dari daerah kidul, petenya tipis, kulit tebal dan banyak ulatnya. Sebabnya apa, mari kita tanyakan ke rumput yang sekarang makin langka di Kismantoro.
Anak-anakku tidak ada satupun yang suka pete, they don't relaized what they have missed.
Salam,.
Yuk kita coba untuk berguna bagi sesama.
Langganan:
Postingan (Atom)